Selasa, 06 Maret 2012

PENDAKIAN MAHAMERU 3-4 MARET 2012

SALAM PRAMUKA
Kemarin kita baru aja post foto kegiatan pendakian kami keMahameru,,nah pada kali ini kami akan bagikan video kami,,ya emang sih ga lama cuma beberapa menit aja,tapi lumayan buat gambaran medan yang ada disana,,langsung aja cekidot,,,,,nyok








Senin, 05 Maret 2012

YEL-YEL SMP NEGERI 3 BINANGUN



Yel-yel Pramuka penggalang SMP Negeri 3 Binangun Regu VERONICA




Yel-yel Pramuka Penggalang SMP Negeri 3 Binangun Regu VIPER

ROAD TO MAHAMERU 3-4 MARET 2012

Salam Pramuka..!!!kemarin tepatnya tanggal 3-4 Maret 2012 kita baru saja mengadakan kegiatan pendaikian kepuncak Mahameru Desa Tambak.,,oleh akrena itu,,pada kali ini kami akan sedit berbagi dokumentasi kegiatan kami itu,,,langsung aja cekidot,,,
 Persiapan Pendakian menuju pos 3
Pos 2 Mushola Al Huda
Pendakian menuju Pos Pemberhentian ke 3 

 Pos 3 Lapangan atas..

 Perjalanan Muju Puncak Pos 4

 Ketua DKR Binangun Periode 2011-2013
 Sampailah di Basecamp Puncak Mahameru
 Bangun pagi langsung Narsis
 Bendera Tunas kelapa dan Wosm Berkibar dipuncak
Pembagian jatah Makan Pagi oleh ketua DKR Periode 2008-2011
Pemandangan di Puncak Mahameru
BoyBand Juragan Chentos
Waktunya Turun Gunung





Sampai Jumpa di Pendakian Selanjutnya





CARA MUDAH HAFAL MORSE





KETERANGAN GAMBAR : Morse mungkin banyak sekali pramuka yang kesulitan unyuk menghaflkanya,,nah morse sebenarnya gampang sekali..asal kita tau cara yang tepat untuk menghaflkannya,,untuk menghafal morse,kita jangan menghafal berdasar pada urutan abjadnya A,B,C.....Z,, tapi kita kita hafal dari pola titik (.) dan strip (-) yang ada pada morse,,morse paling sedikit menggunakan 1 tanda dan paling banyak4 tanda. Pada cara mudah ini semua berawal dari titik.,,dan kita bagi morse menjadi 4 pola yaitu: pola 1, pola 2, pola 3, pola 4
POLA 1 : mkasudnya huruf pertama pada pola ini diawali dengan satu tanda,,karena semua berawal dari titik maka pada pola ini yang pertama ditulis adalah titk (.), dan karena pada morse paling banyak 4 tanda maka titk kita tulis sampai dengan 4.saat huruf terakhir sudah 4.baru kita mulai lagi dari setrip (-) sampai huruf terkhir 4 tanda.
POLA 2 :mkasudnya huruf pertama pada pola ini diawali dengan DUA tanda,,karena semua berawal dari titik maka pada pola ini yang pertama ditulis adalah TITIK dan senjutnya SETRIP







PTA SMK MANGGALATAMA BINANGUN TH 2010

Salam pramuka...apa kabar sobat pramuka sekalian,,
Kemarin tanpa sengaja kita buka folder kumpulan foto dibank arsip kami,,eh nemu fotoini ,,foto kegiatan dari SMK MANGGALATAMA BINANGUN. Sebagai salah satu bektuk bhakti kami terhada kepramukaan dibinangun,,maka kami juga mengadakan kegiatan kunjungan kepangkalan,,dan juga hadir ketika dipangkalan,salah satunya ya pada saat kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan. 


Jumat, 02 Maret 2012

UPACARA PENUTAN LATIHAN PENGGALANG


1. Acara persiapan
  • Tiap-tiap pemimpin regu memanggil anggotanya dengan barisan bersaf
  • Para pimpinan regu memeriksa kebersiahan, kerapihan dll., sesuai dengan tugasnya, dan penggalang yang terpilih sebagai petugas upacara mempersiapkan peralatan yang diperlukan dalam upacara pembukaan.
2. Perlengkapan
  • Bendera Merah Putih, tiang bendera (biasanya stok yang disambung) yang sudah berdiri.
3. Acara Pokok
  • Pratama memanggil seluruh peserta upacara dengan pluit (bunyinya : priiiiit.......dan dijawab Siaaaap oleh para penggalang), kemudian pratama membuat kode angkare sambil meniup pluit dengan bunyi ptit..prit...prit..maka berlarilah para penggalang membentuk barisan berbentuk angkare menurut regunya masing-masing.
4. Penjemputan Pembina Upacara
  • pratama/Pemimpin Upacara menjemput pembina upacara
  • pratama menjemput pembina dengan ucapan "kak, upacara penutupan latihan pasukan penggalang sudah bisa dimulai, kakak dipersilahkan." kemudian pembina mengatakan "Terima kasih" kemudian pratama kembali ke tempat semula dan pembina mengambil tempat di belakang tiang bendera.
5. Upacara dimulai
  • salah seorang dari pembina maju satu langkah ke depan menandakan upacara dimulai.
  • penghormatan kepada pembina dipimpin oleh pratama dan diikuti oleh seluruh peserta upacara
  • Laporan dari pratama kepada pembina bahwa upacara penutupan latihan siap dilaksanakan, kemudian pratama kembali ke barisan regunya dan wakil yang tadinya menempati tempatnya kembali ke tempat yang paling kiri dari regunya
6. Penurunan Bendera Merah Putih
  • pembina memerintahkan petugas bendera untuk menurunkan bendera dengan ucapan "petugas bendera". dan petugas pun maju dan langsung menurunkan bendera merah putih, tetapi sebelum menurunkannya terlebih dahulu memberi hormat kepada bendera merah putih
  • Kemudian setelah bendera siap untuk di turunkan, penghormatan dipimpin oleh pembina dan diikuti oleh seluruh peserta upacara sampai bendera benar-benar turun.
7. Kata Bimbingan
  • Pembina memberikan kata bimbingan
  • Pada waktu memberikan kata bimbingan Pembiana cukup dengan sikap instirahat maka seluruh peserta upacara mengikutinya dengan sikap istirahat
  • Selesai pengarahan Pembina kembali sikap sempurna dan diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan sikap sempurna/siap
8. Do'a
  • doa dipimpin oleh pembina
  • doa boleh secara berjamaah. boleh juga secara sendiri-sendiri.
9. Selesai
  • Upacara Penutupan selesai
  • Selesai berdo'a maka selesailah upacara
Catatan : Apabila pembina tidak hadir atau tidak bersedia maka upacara tidak bisa dilanjutkan.

UPACARA PEMBUKAAN LATIHAN PENGGALANG


1. Acara persiapan
  • Tiap-tiap pemimpin regu memanggil anggotanya dengan barisan bersaf
  • Para pimpinan regu memeriksa kebersiahan, kerapihan dll., sesuai dengan tugasnya, dan penggalang yang terpilih sebagai petugas upacara mempersiapkan peralatan yang diperlukan dalam upacara pembukaan.
2. Perlengkapan
  • Bendera Merah Putih, tiang bendera (biasanya stok yang disambung) yang sudah berdiri , teks Pancasila, teks Dasa Darma
3. Acara Pokok
  • Pratama memanggil seluruh peserta upacara dengan pluit (bunyinya : priiiiit.......dan dijawab Siaaaap oleh para penggalang), kemudian pratama membuat kode angkare sambil meniup pluit dengan bunyi ptit..prit...prit..maka berlarilah para penggalang membentuk barisan berbentuk angkare menurut regunya masing-masing.
4. Penjemputan Pembina Upacara
  • pratama/Pemimpin Upacara menjemput pembina upacara
  • pratama menjemput pembina dengan ucapan "kak, upacara pembukaan latihan pasukan penggalang sudah bisa dimulai, kakak dipersilahkan." kemudian pembina mengatakan "Terima kasih" kemudian pratama kembali ke tempat semula dan pembina mengambil tempat di belakang tiang bendera.
5. Upacara dimulai
  • slah seorang dari pembina maju satu langkah ke depan menandakan upacara dimulai.
  • penghormatan kepada pembina dipimpin oleh pratama dan diikuti oleh seluruh peserta upacara
  • Laporan dari pratama kepada pembina bahwa upacara pembukaan latihan siap dilaksanakan, kemudian pradana kembali ke barisan regunya dan wakil yang tadinya menempati tempatnya kembali ke tempat yang paling kiri dari regunya
6. Pengibaran Bendera Merah Putih
  • pembina memerintahkan petugas bendera untuk menaikkan bendera dengan ucapan "petugas bendera". dan petugas pun maju membawa bendera merah putih.
  • Kemudian setelah bendera siap diikat, penghormatan dipimpin oleh pembina dan diikuti oleh seluruh peserta upacara
7. Pembacaan Teks Pancasila
  • Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara
  • pembiana membacakan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
8. Pembacaan teks Dasa darma
  • Pembacaan teks Dasa Darma oleh petugas
  • Petugas Dasa Darma,
9. Kata Bimbingan
  • Pembina memberikan kata bimbingan
  • Pada waktu memberikan kata bimbingan Pembiana cukup dengan sikap instirahat maka seluruh peserta upacara mengikutinya dengan sikap istirahat
  • Selesai pengarahan Pembina kembali sikap sempurna dan diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan sikap sempurna/siap
10. Do'a
  • doa dipimpin oleh pembina
  • doa boleh secara berjamaah. boleh juga secara sendiri-sendiri.
11. Selesai
  • Upacara Pembukaan selesai
  • Selesai berdo'a maka selesailah upacara
  • dilanjutkan dengan kegiatan lainnya.
Catatan : Apabila pembina tidak hadir atau tidak bersedia maka upacara tidak bisa dilanjutkan

Contoh UP PENUTUPAN Latiahan Penegak


1. Acara persiapan
  • Tiap-tiap pemimpin sangga memanggil anggotanya dengan barisan bersaf
  • Para pimpinan sangga memeriksa kebersiahan, kerapihan dll., sesuai dengan tugasnya, dan penegak yang terpilih sebagai petugas upacara mempersiapkan peralatan yang diperlukan dalam upacara pembukaan.
2. Uraian Kegiatan
  • Seluruh anggota ambalan dalam sangganya masing-masing membentuk barisan bersaf
  • pradana mengecek persiapan upacara untuk upacara pembukaan
3. Perlengkapan
  • Bendera Merah Putih, tiang bendera (biasanya stok yang disambung) yang sudah berdiri , Sandi Ambalan/ boleh diganti dengan sebuah renungan.
4. Acara Pokok
  • Pradana memanggil seluruh peserta upacara dengan pluit (bunyinya : priiiiit.......dan dijawab Siaaaap oleh para penegak), kemudian pradana membuat kode bersaf  sambil meniup pluit dengan bunyi ptit..prit...prit..maka berlarilah para penegak membentuk barisan bersaf menurut sanggaya masing-masing.
  • Laporan tiap-tiap pinsa (pimpinan sangga) kepada pradana. dalam hal ini pinsa melaporkan nama sangga dan jumlah anggota yang hadir. Selanjutnya kembali kekanan barisan.
5. Penjemputan Pembina Upacara Yanda/Bunda
  • pradana/Pemimpin Upacara menjemput pembina upacara
  • pradana menjemput pembina dengan ucapan "kak, upacara penutupaan latihan ambalan sudah bisa dimulai apakah kakak sudi menutupya." kemudian pembina mengatakan "Terima kasih", saya bersedia." kemudian pradana mengantar pembina memasuki barisan dan menempatkannya di barisan paling kanan. setelah itu pradana kembali ketempat semula.
6. Penurunan Bendera Merah Putih
  • pradana memerintahkan petugas bendera untuk menurunkan bendera dengan ucapan "petugas bendera". dan petugas pun maju lalu menurunkan bendera merah putih. dan sebelum menurunkan terlebih dahulu menghormatnya
  • Kemudian setelah bendera siap diturunkan, penghormatan dipimpin oleh pradana dan diikuti oleh seluruh peserta upacara
7.  Pembacaan Sandi Ambalan
  • Pembacaan sandi ambalan oleh petugas
9. Kata Bimbingan
  • Pembina memberikan kata bimbingan
  • Pada waktu memberikan kata bimbingan Pembiana cukup dengan sikap instirahat maka seluruh peserta upacara mengikutinya dengan sikap istirahat
  • Selesai pengarahan Pembina kembali sikap sempurna dan diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan sikap sempurna/siap
10. Do'a
  • doa dipimpin oleh pradana
  • doa boleh secara berjamaah. boleh juga secara sendiri-sendiri.
11. SelesaI
  • Upacara Penutupan selesai
  • Selesai berdo'a maka selesailah upacara
Catatan : Apabila pembina tidak hadir atau tidak bersedia maka upacara tetap berlanjut dan tugas pembina diambil alih oleh pradana.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes